Peringatan Isra’ Mi’raj Bersama Ustadz Dr. Ahmadih Rojalih M.A

Kamis, 24 Februari 2022

Semarak Isra’ dan Mi’raj sekaligus buka puasa bersama dan tausyiah oleh Dr. Ahmadih Rojalih M.A dihadiri oleh segenap Civitas Akademika STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah) dan STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Darunnajah. Dosen, pengelola, juga Mahasiswa dan Mahasiswi sangat antusias mendengarkan kisah Baginda Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Ustadz sekaligus Dosen STAIDA ini.

         

Dengan Tema kegiatan “Spirit Nilai-Nilai Isra’ Mi’raj di Dunia Akademik” semoga kelak kita dapat mengamalkannya dalam kegiatan sehari-hari khususnya di dunia pendidikan.

Umat Islam memperingati Isra Mi’raj setiap tanggal 27 Rajab tahun Hijriah.

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam karena mengisahkan perjalanan rohani Nabi Muhammad SAW. Saat itu, Nabi Muhammad SAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk menjalankan salat lima waktu.

Isra’ adalah perjalanan malam dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha. Sedangkan Mi’raj pencapaian spiritual menuju Sidratul Muntaha, tempat atau maqam paling tinggi di langit. Jadi apabila ada pekerja malam, fi sabilillah, mengerjakan kebaikan tentunya, bisa dikatakan Isra’, namun kita belum bisa mencapai mi’raj, dan tidak sebanding dengan jarak tempuh perjalanannya.

           

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra’ Ayat Pertama:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Artinya: “Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Al Isra [17]:1)

Peristiwa Mi’raj disebutkan dalam Al Quran, Surat An Najm ayat 13-18. Allah SWT berfirman: وَلَقَدْ رَآهُ نزلَةً أُخْرَى (13) عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى (14) عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى (15) إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى (16) مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى (17) لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى (18)

Artinya : Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu’ (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda  Tuhannya yang paling besar. (QS. An Najm ayat 13-18).

Tujuan diadakan kegiatan ini untuk silaturahmi antar mahasiswa dan mengedukasi tentang spirit Isra’ Mi’raj agar dapat kembali mengigat kisah Rasul terdahulu juga betapa hebatnya perjuangan Beliau. Memberikan motivasi supaya meningkatkan keimanan, keikhlasan, dan keteguhan dalam perkuliahan.

             

Terimakasih kepada panitia dan peserta yang telah hadir pada acara ini. Juga semua pihak yang telah mendukung agar acara ini berjalan dengan lancar dan sukses.

Semangat, semoga kita sehat selalu, selalu sehat. Hidup Mahasiswa ! Takbir ! Allahu Akbar

#isramiraj #roadtodarunnajahuniversity

KOMINFO DEMA KABINET ISTIMEWA STAIDA 2022-2023

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.